Ads Top

[VIDEO] - AMUKAN UDIN - Bunuh Dan Menari Di Atas Jenazah Isteri



Bunuh Dan Menari Di Atas Jenazah Isteri|Satu perkara yang tidak masuk akal yang di tunjukkan sarifuddin 32 setelah membunuh isteri Jumiati (32) dengan cara menombak di dapur rumah mereka.
sarifuddin atau yang dikenali sebagai udin guru silat menari di atas jenazah isterinya yang sudah tidak bernyawa selepas membunuhnya.
Kejadian itu di lihat oleh Sumarno kakak ipar mangsa yang bergegas ke tempat kejadian setelah mendengar jeritan minta tolong mangsa.
“Selain dia menari,dia juga terlihat bak seorang pendekar dengan menggunakan pengikat kepala berwarna merah,mata udin pun berubah menjadi warna merah tak seperti biasa”
“Saya tidak tahu ilmu apa yang dia pelajari hingga udin sanggup membunuh isterinya.kata sumarto yang luka di bagian tangan terkena parang udin ketika menyematkan 3 anak mangsa yang hampir di bunuh”
Dalam kejadian yang berlaku 18.07.2016 kelmarin 5 orang menjadi mangsa amukan udin,dua di antara maut termasuk isteri udin dan tetangganya masrani 30 yang maut di cincang menggunakan parang.
Kejadian itu membuat orang awam tengang dan ketakutan melihat udin berkeliaran membawa parang berlumuran darah di kawasan kampungnya.

Orang awam mangsa amukan udin


Dipahamkan dari kakak ipar mangsa kepada kutim post dalam artikel yang bertajuk “udin si pembantai akhirnya tewas” mengatakan udin sejak satu minggu lalu kerap meracau ditengah malam dan bercakap seorang diri dengan perkataan “Bunuh, bunuh, bunuh” berulang-ulang kali.
Perubahan perilaku Udin itu baru diketahui setelah Udin balik menyambut hari raya dari kampung kelahirannya di Muara Ancalong, Kutai Timur indonesia.
Bagai manapun teror amukan udin berakhir pada 19.07.2016 setelah pihak polis menghadiahkan 5 biji timah panas di bagian tubuh udin di loa bakung jakarta.
Ketika kejadian sempat berlaku perlawanan dan udin masih sempat melukai leher seorang warga yang ikut serta mengepung udin meskipun tubuh udin sudah ditembak sebelum meninggal di tempat kejadian.

Gambar udin dan isteri



Video detik detik tewasnya sarifuddin



No comments:

Powered by Blogger.