Ads Top

Fakta Menarik 3 Pelaku Pembunuh Eno Pahirah

kopl

Fakta Menarik 3 Pelaku Pembunuh Eno Pahirah|Setelah jenazah Eno pahirah 19 tahun menjalani bedah siasat di salah satu hospital di tangerang sabtu 14 mei 2016.jenazah mangsa kekerasan seksual dan pembunuhan itu langsung di bawa oleh keluargan ke pemakaman umum di desa pekandigan,lebak wangi,banten.

Isak tangis ahli keluarga mewarnai hari pemakaman eno,yang merupakan anak bungsu dari 7 beradik yang maut dengan keadaan yang mengenaskan.

Eno dikatakan sudah bekerja di tangerang semenjak satu tahun lalu,sementara di tempat barunya eno baru bekerja selama empat bulan.

Eno biasanya akan balik kekampungnya lebak wangi setiap sebulan sekali,diantara adik beradik mangsa,eno dikenal sebagai seorang gadis yang pendiam,dan jarang bercerita masalah kepada keluarganya.

Menurut kakak mangsa,trakhir kali ia bertemu dengan adiknya itu,nampak seperti tiada tanda apa apa dia akan meninggal,dia biasa saja,biasanya dia akan menceritakan masalahnya kepada kawannya yang didepan rumah katanya.

Pemakaman eno parihah

Pemakaman eno pahirah

Kakak dan juga ahli keluarga mangsa juga berharap agar tidak melepaskan ketiga pelaku dan memohon ketiganya dihukuman gantung sampai mati.

Manakala pengakuan temannya,terahir kali eno singgah dirumahnya mengatakan bahwa mangsa bercerita mempunyai masalah dengan salah seorang rakan di tempat kerjanya.

Katanya Seminggu  sebelum kejadian enno gaduh dengan seorang wanita yang bekerja satu kilang dengannya akibat salah paham.

“Masa itu mereka lagi gelak gelak,wanita itu kebetulan lewat,wanita itu pikir eno gelakkan dia” katanya.

Manakala menurut ayah mangsa mahfudoh  mengatakan bahwa anaknya itu bercerita masa terakhir kali eno balik kampung pada 05.05.2016 mengatakan bahwa dia di ugut oleh seorang wanita,akibat salah paham,namun eno tidak bercerita dengan jelas identiti wanita itu.

Setelah beberapa hari berlalu,misteri pembunuhan itu satu persatu mulai terbongkar dimana sebelumnya ketiga pelaku saling tidak mengenali,dan memiliki hati yang sama dengan mangsa.adakah pembunuhan  yang melibatkan 3 orang itu satu kebetulan atau memang sudah dirancang?

Berikut fakta menarik disebalik tabir.

re43

-Undangan bawa maut.Ra (pelaku remaja 15 tahun)

Sebelumnya di ketahui Ra adalah bekas seorang pelajar pesantren,namun Ra berhenti setelah setahun belajar dipesantren tersebut karena tidak tahan,Ra juga dipahamkan adalah seorang ramaja yang rajin beribadah serta seorang murid yang berprestasi di sekolahnya.

Semenjak kejadian itu ramai yang tidak percaya bahwa ra turut terlibat dalam pembunuhan sadi eno,keluarga Ra juga dikatakan berpindah dari kampung itu karena perasaan malu.

Menurut eko enggota penyiasat mapolda metro jaya,pertemuan pertama antara eno dan pelaku remaja pembunuhan itu berlaku kira kira sebulan lalu.

Mereka bertemu disaat (RA) balik dari sekolah manakala mangsa balik dari kerja,mereka sama sama berjalan Mereka saling berkenalan karena eno adalah wajah baru di kampung itu,dikesempatan itu mereka saling bertukar no handphone masing masing.

Sejak itu mereka sering berkomunikasi via sms,eno juga waktu itu baru putus dengan kekasihnya bernama iwan.

Pada 12.05.2016 siang Ra menanyakan apakah eno memiliki acara pada malam jumaat melalui sms.

Kemudian eno menjawab,kenapa kalau tidak ada?”bagaikan api di tuang minyak kemudian Ra merespon dengan cepat” kalau tak ada acara, kita ketemu”Ajak Ra”

Dimana? balas eno kepada Ra.

Seperti yang di tuturkan oleh eko., dalam beberapa percakapan via sms itu Ra nampak memujuk eno dengan giat untuk bertemu, hingga eno membalas dengan perkataan “Pagar pintu depan tidak di kunci”kemudian ra menjawab “ok bye”

Tapi siapa sangka undangan tersebut telah membawa ajal kepadanya.tutur eko.

-Sakit hati karena ditinggal isteri Arifin (arif) suka eno tapi tidak di layan.

Arifin 24 tahun salah satu pelaku pembunuhan eno dipercayai sebelum pembunuhan itu arif dalam perasaan sedih dan kecewa sebab di tinggal isteri dan anaknya karena kantoi memiliki kekasih di kilang pelastik PT Polyta Global Mandiri dimana tempat ia berkerja dengan eno.

Hal yang sama juga di lakukan oleh kekasih arif,memutuskan hubungan mereka setelah mengetahui bahwa arif sebenarnya sudah memiliki isteri dimana sebelumnya ia mengaku sebagai bujang.

Iwan bekas kekasih eno rakan arifin ,mengatakan bahwa arif kelihatan kecewa setelah ditinggal isteri dan kekasihnya,arif juga selalu menanyakan tentang kelakuan eno,tapi saya tidak merespon dengan sepenuhnya.

Diduga kuat motif arifin membunuh eno berpunca daripada sakit hati karena ditinggal isteri dan kekasih ditambah lagi dengan sakit hatinya apabila eno tidak pernah mengangkat panggilan teliponnya serta membalas sms arif.

Rasa kecewanya memuncak apabila dia melihat Ra kekasih eno berada dirumah eno tengah malam.

Imam Koyak kulit pipi Eno pakai sudu garpu makan.

sudu garpu yang digunakan mengoyak kulit pipi eno

sudu garpu yang digunakan mengoyak kulit pipi eno

Tidak hanya arif,hal yang sama juga berlaku kepada imam,katanya imam sangat tertarik dengan eno,namun imam kesal apabila eno tidak pernah melayannya, baik ditempat kerja ataupun di laman media sosial serta di telepon.

Sebelum di bunuh dengan menggunakan cangkul,terlebih dahulu imam 23 tahun telah mengoyak pipi mangsa dengan menggunakan garpu yang dibawanya.

Akibat dari perkara itu pipi mangsa koyak sepanjang 10 sentimeter ,menurut imam garpu itu memang dibawa dari rumah.

Namun imam telah menafikan bahwa garpu itu segaja dibawa dari rumah sebelum merencanakan pembunuhan.

Saya tidak mempunyai niat sebelumnya,cuma kebetulan saja saya lewat didepan rumahnya,katanya.

Diketahui motif imam melukai muka mangsa karena selalu di katakan kedekut dan selalu di ejek karena memiliki paras rupa yang buruk.
Punca bagai mana arif dan imam turut berada di rumah tersebut masih belum diketahui dengan jelas,sama ada arif dan imam datang memang sudah merancang untuk membunuh eno,atau imam benar benar lalu di hadapan rumah eno dan melihat arif dan Ra berada di depan rumah eno kemudian Ia menghampirinya.eberita nusantara news.

Tags: #Cangkul #eno pahirah #fakta #Menarik #pembunuhan #Tentang

No comments:

Powered by Blogger.